Kenapa barang ini jelek waktu di pakai padahal ini barang kata penjualnya di jamin,gak tahu juga emang semua barang ada penjaminnya.suasana yang tak mengenakan untuk pembeli yang awam seperti aku.
Saat itu lagi ingin beli barang untuk kegembiraan keluarga yang sangat ku sayang.aku melihat semua barang yang dijual di dalam rak kaca yang bercahaya lampu etalase,bejajar barang serapi barisan.datang pelayan yang di bayar oleh juragan:”cari apa pak?” cari barang yang bagus lah pelayan.
Suasana yang menyenangkan kalau di carikan pelayan yang di bayar juragan itu,mengambilnya dari etalase dan bilang:”ini barang bagus untuk hadiah keluarga di rumah”.siapa yang yang gak percaya ucapannya di dengan janji,aku kan gak tahu semua jenis barang.
Dengan janji terbelilah barang yang di pilih dengan harganya yang wajar dan tidak miring seperti barang imitasi,aku bawa pulang dengan kantong kresek yang amat mencolok mati itu ku tenteng kemeja kasir di depan etalase yang berjajar,hitung penghitung digital terselesaikan dan keluar dompet.
Dalam perjalan aku berdo’a agar barang ini dapat membahgiakan yang di rumah,karena lagi banyak lobang yang harus di bahagiakan agar tak membuat semakin merenung,rihu rumah itu ketika kantong ku buka
Semangat itu terkembang ketika membuka tas kresek yang terombang-ambing dalam perjalan dengan kendaraan,”lihat barang apa itu!” semua unsur keluarga yang lagi bersantai di bayang bambu,tempat mehilangkan rasa penat
Kenapa ketika barang di gunakan agak lama tiba-tiba ada kekacuan pada barang itu.keluhan itu membuat keluarga terpuruk dan menyudutkan siapa yang membeli,aku beli barang di jamin dan tak berhaga miring.kenapa harus menjual bukan dengan nurani,hanya janji yang terucap dari bibir para pelayan yang ringan dan cepat di lupakan.







Komentator Ulung